June 13, 2008

Walah pusingnya… hiks…emoticon

 

Posted in daily, curhatan Comments (1)


November 24, 2007

Mengapa begitu sulit mengalahkan diri sendiri?

Posted in curhatan Comments (1)


October 12, 2007

Seminggu belakangan ini saya disibukkan dengan serangkaian tes untuk bisa masuk Infomedia, infomedia ini adalah salah satu anak perusahaan dari Telkomsel yang bergerak di recruitment pegawai untuk telkomsel dan yellow pages (katanya).

Tes nya amat sangat belibet sekali, terdiri dari 7 tes dan terakhir interview dengan user alias pihak telkomsel.  ini dia urutan tes nya

1. Interview awal

2. Psikotes awal

3. Tes Bahasa Inggris

4. Tes Vocal dan respon

5.  Psikotes lanjutan

6. Interview dengan psikolog

7. Interview user

Tes nya bikin otak yang udah lama beku ini dipaksa mencair, jadinya hampir konslet nih… hehehehe…

Tapi alhamdulillah saya lulus di semua tes itu, sekarang masuk ke masa training selama 17 hari, itupun dengan sistem gugur. hiks…

do’akan saya ya… 

 

Posted in daily, curhatan No Comments »


September 27, 2007

Selamat jalan Cibeuleu, Semoga kamu mendapat tempat yang terbaik disisi Allah SWT. Amin..

 

Posted in daily, curhatan, Mirai No Comments »


August 20, 2007

You make me feel special,
You make me feel new,
You make me feel loved,
With everything you do.

You hold me close when I am sad.
You wipe the tears from my face.
Every time we are together,
It seems like the perfect place.

My eyes light up when you enter a room.
I smile when we are together.
No matter how bad things are,
You always make them better.

I love the way you kiss me,
The way you hold me tight.
I love the way you touch me,
I could be with you all night.

I love the way you can make me laugh
For absolutely no reason at all.
I love how no matter what I do,
You will be there to catch me when I fall.

I just want you to know,
That even though we sometimes fight,
I will always love you!
No matter what, day or night.

- Amanda Standridge -

 

* U’re so perfect !

Posted in curhatan No Comments »


August 16, 2007

Macam-macam teman, macam-macam juga sifat dan karakternya. ada teman saya yang setiap bertemu selalu membanggakan betapa besarnya dia (bukan besar badannya, kalau besar badan saya juga sudah termasuk orang besar. heuheu) betapa pamannya orang besar, ibu nya, bapak nya huemmmmm bete.

Sebenarnya, saya suka sekali mendengar, membaca kisah orang-orang sukses. kisah-kisah yang selalu memotivasi saya untuk terus berjuang. Nah, kalau orang yang bicara bahwa dia sudah menjadi orang besar sedangkan saya tahu kehidupan dia sesungguhnya bagaimana? apakah saya juga harus ikut-ikutan membodohi diri saya untuk pura-pura terkesan?

saya beberapa hari lalu saya bertemu dengan teman saya itu,  dan saya hanya bisa pura-pura terkesan, oooo, hebat ya, bener?, salut ih, dll! padahal dalam hati mendumel (munafik sekali ya saya) apa boleh buat, daripada menyakiti hati orang lain dengan tidak mendengarkan…

Lagipula kenapa selalu terobsesi menjadi orang besar? bukan kah besar tidak akan disebut besar kalau tidak ada kecil? kenapa harus terobsesi diakui sebagai orang kaya, untuk apa? prestige? pembuktian untuk siapa?

jangan deh maksud hati ingin dianggap orang lain sebagai orang besar, yang terjadi malah dianggap sebagai orang yang besar omong saja!  

* heuheu kasar ya saya… bete atuh da!

Posted in curhatan Comments (2)


July 10, 2007

Beberapa waktu lalu, saya (bersama dua orang teman) berencana pergi ke dealer Yamaha untuk service motor, saya pun membuat janji dengan Bpk. Rohmat yang seorang teknisi. akhirnya, diputuskan untuk datang jam 10 pagi.

Saya, pun diantar oleh Gun dan Toto (bukan nama sebenarnya). jam 9.30 pagi, saya sudah siap-siap untuk pergi, lalu saya pun mengingatkan kedua teman saya untuk mulai bersiap-siap (ganti baju atau de-el-el) meskipun jarak yang akan ditempuh hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit saja, tapi saya merasa lebih baik datang lebih awal daripada datang terlambat.

Nah, kejadian anehnya disini…

ketika saya mengingatkan Toto (yang bukan nama sebenarnya ini) untuk siap-siap, Toto manggut-manggut sambil mendengarkan musik (entah musik apa, saya lupa) saya pun pergi ke belakang sebentar, kembali lagi dan Toto masih manggut-manggut mendengarkan musik.

"Hayu Gun, To" ajak saya. teman saya Gun langsung bersiap kedepan (bersiap disini pake helm dsb)

Bagaimana dengan Toto?

"Masya Alloh, buru To! bisi kasiangan"

"Karek ge jam 10 kurang sapuluh atuh Vi"

"Kan janjianna jam 10"

"Nya santei we atuh, berangkat tidieu jam 10"

Sayapun bingung…

Saya pikir, untuk datang tepat waktu jam 10 pagi, dikurang jarak tempuh 10 menit berarti minimal saya harus pergi jam 10 kurang 10 menit (ya kan?) tapi entah apa yang Toto pikir. katanya, ya berangkat jam 10 juga masih keburu (mungkin gitu janji jam 10 berangkatnya jam 10?)

Wah ini sih bahaya, bagaimana kalau Toto sedang berada di Cianjur dan ada janji jam 10 dengan orang Cimahi? berarti ketemunya jam 12 dong? (Waktu yang dibutuhkan dari Cianjur ke Cimahi kurang lebih 2 jam!)

Kumaha atuh To?  

Ngaret, mungkin sudah menjadi tradisi (teu keren ah mun teu ngaret.. emoticon)

Menurut saya,hal Negatif dari ngaret:

- kebiasaan Malyes…

- Kurang menghargai orang lain (yang ada janji dengan kita)

- Merasa diri jadi orang penting (orang lain yang harus rela menunggu)

- Nggak disiplin (time is money)

- Malu-maluin diri sendiri (hayo… dicap tukang ngaret!!! heheheh) 

 

Sebenarnya, segala hal dimulai dari diri sendiri.. iya kan? kalau ada niat berubah jadi on time ya tinggal berubah, nggak usah malu sama rekan-rekan yang masih memperjuangkan kengaretan mereka!

* yuk kita sama-sama belajar on time… emoticon  

* Bukan hanya ditujukan untuk Toto (maap nya To..)

 

Posted in daily, curhatan Comments (2)


June 15, 2007

Kamu membuat saya hidup! bagaimana tidak, kamu selalu wara wiri dihati dan kepala saya membuat coretan warna warni yang membuat saya begitu menikmati setiap detik hidup saya.

Taukah kamu?

Saya begitu mengagumi kamu, bahkan ketika kamu ngorok persis di sebelah kuping saya.

Posted in curhatan No Comments »


Mau tidak mau, suka tidak suka ini adalah siklus saya..

Minggu ini adalah siklus PMS saya, saya jadi 2x lebih sensitif dibanding biasanya (Nahan marah sampe nangis? wah..) tapi memang begitu lah, harus kerja ekstra untuk berkompromi dengan emosi saya.

Badan yang pegel-pegel, pinggang panas, kepala pusing …

Posted in curhatan No Comments »


June 13, 2007

"I have learnt silence from the talkative, toleration from the intolerant, and kindness from the unkind; yet strange, I am ungrateful to these teachers"

~kahlil Gibran~ 

Sejak tiga tahun kebelakang, saya punya guru privat untuk mengajari saya tentang kesabaran, guru yang baik, tidak pernah mengharapkan imbalan materi dari saya. padahal segala yang dia ajarkan pada saya pastilah mengeluarkan materi yang cukup lumayan, stamina yang pasti cukup bagus untuk mengajari saya bahkan sampai tengah malam!

Wanita yang menjadi guru saya tentulah wanita hebat, wanita yang mensejajarkan dirinya dengan politikus-politikus handal yang selalu mencari celah untuk memenangkan persaingan, wanita hebat sekelas Bunda theresa jika mengeluarkan pepatah-pepatahnya. Saya salut, sungguh!

Bahkan ketika pada tiga tahun lalu ketika saya memulai privat kesabaran saya, seringkali saya mengeluh pada partnet hidup saya "sepertinya saya tidak akan sanggup untuk terus belajar dengannya!" betapa tidak, guru kesabaran saya bisa memberikan les berupa sms pada jam 2 malam, memaksa saya untuk menolak semua mimpi indah saya. terbengong-bengong bahkan ketika saya mengumpulkan roh saya ketika bangun dari tidur. 

Guru saya memang melakukan segala yang dia bisa untuk kemajuan saya, menggembleng saya dengan semua ancaman, agar saya bisa selalu tetap waspada, mengawasi setiap gerak gerik orang disekitar saya. membuat saya belajar untuk mengejar semua keterlambatan saya dalam memahami semua pelajarannya, bahkan ketika saya terseok-seok dibelakang dia selalu memaksa saya berlari dikejar-kejar semua caci makinya!

Saya pernah usul pada guru privat kesabaran saya "mari kita berunding, pelajaran ibu terlalu sulit untuk saya. Bisakah menunggu saya siap sebentar saja?" tapi guru saya ini memang tak kenal kompromi, jiwanya lebih kuat daripada batu-batu dipinggir sungai sana. Dia terlalu mencintai saya, dia ingin saya belajar dengan cepat, menerima semua pelajarannya dengan sigap, dia tidak akan pernah mentolelir kesalahan saya, bahkan ketika saya memohon untuk dimaapkan, guru saya memang wanita perkasa. Sungguh!

Pernah saya berencana membalas guru saya karena begitu membuat saya tertekan dengan pelajarannya, tapi partner hidup saya selalu mengingatkan "Ayolah teruskan belajar, kamu akan menjadi master! kamu akan bisa bersikap lebih dewasa! saya tahu kamu bisa" kemudian lenyaplah rencana pembalasan saya. Ajaib..

Wanita hebat guru privat kesabaran saya memang menghabiskan banyak dari waktunya untuk saya, memonitor kehidupan saya, mencari tahu keseharian saya, dengan siapa saya bergaul, bahkan memberi tahu orang-orang untuk menjauhi saya karena saya sedang dalam proses pembelajarannya! bahkan pernah dia berkata bahwa saya akan menjadi murid kesabarannya sampai dia mati. Sungguh jiwa seorang guru yang hebat, saya salut!

Guru saya lebih mementingkan saya daripada kehidupannya, ketika dia bertengkar dengan suami nya maka sayalah yang dia hubungi untuk memberi tahu saya untuk bertahan ditengah kerasnya hidup, memberi nasihet agar bersabar. sayapun belajar untuk bersabar…

Kemudian pernah saya berada dipuncak kejenuhan saya belajar dengannya, dan pada saat itulah saya banyak mengerti bahwa saya belajar banyak darinya, saya kembali bersemangat untuk belajar. Guru saya selalu memotivasi saya!

Sekarang, lambat laun guru saya mulai melepaskan saya. mungkin guru saya berpikir bahwa saya sudah cukup belajar kesabaran dengannya… saya sudah bisa merubah pola pikir saya menjalani hidup, sudah bisa berkompromi dengan emosi saya, sudah mulai meninggalkan sifat kekanakan saya.

Jika saya tidak pernah berterima kasih pada guru saya, maka saat ini saya benar-benar berterima kasih padanya. Terima kasih telah membentuk saya jauh lebih baik, saya memahami semua yang dulu ibu ajarkan pada saya.

semoga Ibu selalu bahagia…. Sungguh!

*Terima kasih juga untuk partner hidup saya yang selalu bersabar menghadapi saya ketika mengikuti  privat kesabaran, untuk semua motivasinya, selalu menemani saya berjuang melewati fase-fase sulit hidup saya!  saya akan selalu mencintai kamu …

Posted in curhatan No Comments »